• Home
  • Asli
  • Daftar Harga Bahan Bangunan Agustus 2016

Daftar Harga Bahan Bangunan Agustus 2016

memasuki kuartal ketiga di tahun 2016 yang di oerkirakan akan memasuki musim pemghujan yang mana untuk memulai proyek konstruksi jangka panjang sangat tidak disarankan. Pada bulan agustus ini cuaca yang segera memasuki musim peghujan yan mana kan memoerlambat proses pengeringan material berkandungan air. Berbeda dengan musim kemarau yang membuat pengeringan semen atau  pun pengecatan cepat terlaksana. Sejumlah daftar harga bahan bangunan agustus 2016  mengalami sejumlah penyesuaian memasuki pergantian musim. Diperkirakan pada saat ini permintaan akan sejumla bahan material akan mengalami penurunan diikarenaka cuaca yang tidak mendukung akan pembangunan.

Lain hal dengan pergantian musim yang tidak bersahabat.  Sejumlah konstruksi telah dikebut menjelang hari raya membuat sejumlah konstruksi telah selesai dikerjakan menjadikan jumlah proyek yang dikerjakan pasca hari raya mengalami penurunan intensitas. Oleh karena itu sejumlah harga bahan material mengalami penurunan dikarenaan penurunan permintaan. Bahan material yang setiap waktu  maengalami penyesuaian diantaranya adalah pasir material guna keperluan proyek konstruksi. Hal ini dikarenakan produktivitas  pasir material cuma berada di wilayah tertentu yang mana timbul eksploitasi berlebih. Salah satu daerah pertambangan pasir dengan kualitas unggul di provinsi yogyakarta yang mana pasir di wilayah vulkanis memiliki partikel yang lebih solid. Permintaan pasir saat ini masih mengandalkan pada satu daerah hingga menmbulkan ketergantungan daripada daerah lain sehingga membuat penambang lain menjadi sepi peminat. Harga bahan material yang masih  akan tetap stabil diperkirakan semen dan beton dikarenakan produksi lokal masih mencukupi jadi tidak memerlukan impor dari daerah lain.

Ketidak stabilan kondisi ekonomi dalam negeri yang kian melemah terhadap luar negeri menuntut sejumlah perindustrian untk mandiri dan mampu mencukupi kebutuhan permintaan lokal. Setiap tahun harga rumput sintetis mengalami kenaikan dikarenakan angka populasi dan akan berdampak kpada kebutuhan hunian baru setiap waktunya. Sejumlah wacana telah di berikan pemerintah terhadap semakin berkurangnya jumlah lahan yang ditinggali. Sehingga muncul usulan untuk membangun hunian berbasis vertikal. Pembangunan vertikal adalah membangun denan cara meningkat lantai bangunan untuk megurangi penggunaaan lahan baru.